Sunday, Aug 20, 2017
HomeCelebrityKematian Julia Perez Mengingatkan pada Kita untuk Mendeteksi Kanker Serviks Sedini Mungkin

Kematian Julia Perez Mengingatkan pada Kita untuk Mendeteksi Kanker Serviks Sedini Mungkin

kanker serviks

Perempuan.com  – Selebritis yang juga merupakan seorang pelantun lagu dangdut, Julia Perez, baru saja menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkususmo pada 10 Juni 2017, pukul 11:12 pagi Sabtu lalu, sebelum jenazahnya dibawa ke rumah duka di bilangan Cibubur, Jawa Barat.

Banyak yang menyesalkan kepergian pelantun tembang “Aku Rapopo” yang terkenal ramah, dengan para sahabat, fans, bahkan awak media ini. Namun banyak pula yang mengikhlaskan kepergian salah satu selebritis fenomenal di jagat hiburan tanah air tersebut.

Kematian Jupe disebabkan oleh kanker serviks yang dideritanya sejak 3 tahun yang lalu. Belakangan Jupe juga gencar menggalang aksi untuk memberi semangat kepada para penderita kanker di luar sana, Jupe bahkan rela mencukur habis rambutnya, dan mengkampanyekan tentang bahaya seks bebas di luar nikah.

Lantas, pencegahan seperti apakah yang dapat dilakukan sedari dini agar kanker serviks, maupun cikal bakalnya dapat dideteksi sejak awal?

Skrining Kanker Serviks

Lakukan pemeriksaan dini dengan skrining kanker serviks minimal 3 tahun sejak pertama kali melakukan hubungan seksual. Skrining dilakukan dengan cara memeriksa sel-sel pada serviks yang lebih dikenal dengan nama Pap Smear. Melalui skrining ini, perkembangan sel-sel dapat diketahui sejak dini sebelum berubah menjadi sel kanker.

Vaksin HVP Bagi yang Belum Pernah Melakukan Hubungan Seksual

Vaksin Human papillomavirus atau HVP dapat menjadi pilihan bagi para perempuan dengan rentang usia 9 sampai 26 tahun yang belum pernah melakukan kontak seksual, hal ini dikarenakan vaksin ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh, dan menangkap virus sebelum memasuki sel-sel serviks.

Namun ingat ya, vaksin ini baru akan efektif dan dapat berkerja bagi perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya.

Vaksin biasanya akan diberikan sebanyak 3 kali, dengan kurun waktu tertentu, melalui vaksinasi ini resiko tertularnya kanker serviks dapat menurun hingga 75%.

Stop Bergonta-ganti Pasangan Seks

Prilaku seks bebas serta pola hidup yang tidak sehat menjadi salah satu penyebab utama seseorang dapat terinveksi virus HPV, cikal bakal dari kanker serviks. Usia yang terlalu muda saat melakukan hubungan seksual meningkatkan resiko terinveksi virus menjadi 2 kali lipat, yang menakutkannya adalah masa preinvasif (pertumbuhan sel-sel abnormal sebelum menjadi keganasan) dari kanker serviks dapat memakan waktu yang cukup lama, yaitu antara 5-20 tahun, mulai dari tahap infeksi, lesi pra-kanker hingga positif menjadi kanker serviks. Padahal kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan tertinggi di Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

Seperti Apa sih Defi
Bagaimana Mengenal T

ayuningtyas58@gmail.com

Photography, writing, travel, and film enthusiast.

Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

})(jQuery)