Tuesday, May 23, 2017
HomeParentingCara Tepat Menghadapi Anak yang Hiperaktif

Cara Tepat Menghadapi Anak yang Hiperaktif

anak yang hiperaktif

Istilah hiperaktif, atau biasa dikenal dengan sebutan Attention Deficit Disorder (ADD) biasanya ditujukan pada anak usia muda yang memiliki tingkat keaktifan yang sangat tinggi, sisi negatifnya adalah anak yang hiperaktif biasanya akan cenderung lebih susah untuk berkonsentrasi atau berdiam diri di tempat yang sama dalam waktu yang lama. Itulah sebabnya mengapa anak hiperaktif lebih sering mendapat label sebagai anak nakal yang susah diatur. Namun, benarkah demikian?

Meski penyebab hiperaktif pada anak hingga kini belum diketahui secara pasti, namun kita dapat mencari tahu beberapa pemicu yang menjadi pendorong bagaimana masalah hiperaktif ini bisa terjadi. Sebagian besar anak yang mengalami masalah hiperaktif memiliki setidaknya 1 orang anggota keluarga yang saat kecil juga mengalami masalah hiperaktif, penyebab lainnya adalah dari faktor kesehatan sang ibu. Ibu yang memiliki masalah penyakit alergi seperti asma, migraine, dan eksim, memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk memiliki seorang anak yang hiperaktif.

Lantas, bagaimana cara yang tepat menghadapi anak yang hiperaktif?

Hal yang paling penting dilakukan adalah menjalin komunikasi yang baik dengannya, apresiasilah segala hal positif yang ia lakukan, hindari menyinggung perasaannya dan menghukum secara berlebihan saat anak sedang melakukan kesalahan. Bila perlu, jagalah moodnya agar selalu stabil dengan melakukan beragam kegiatan menyenangkan bersama-sama. Akan lebih baik jika kamu dapat mengatur aktivitas setiap harinya agar menjadi lebih terstruktur. Mulai dari bangun tidur, sampai dia tidur di malam harinya. Usahakan pula agar anak hiperaktif memperoleh tidur yang cukup.

Baca juga: Tips Mengajarkan Si Kecil Berpuasa

Selain hal-hal di atas, kamu juga perlu untuk memperhatikan asupan makanannya. Pilihlah karbohidrat yang tepat, dengan jenis dan takaran yang sesuai. Karbohidrat merupakan salah satu nutrisi yang paling utama yang dapat mempengaruhi tingkat hiperaktifitas anak. Selain itu, kurangi asupan gula yang berlebih. Gula merupakan sumber energi yang paling tinggi, jika anak hiperaktif mengkonsumsi gula denga kadar yang tinggi maka akan membuat energi mereka bertambah sehingga tingkat hiperaktifitasnya pun akan menjadi semakin tinggi.

 

Ungkapkan Cinta deng
Chris Cornell Dikaba

ayuningtyas58@gmail.com

Photography, writing, travel, and film enthusiast.

Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

})(jQuery)