no image

Arti Bahasa Tubuh Wanita Saat Kencan Pertama

  • admin
  • April 12, 2012

Beberapa penelitian menunjukan bahwa cara berkomunikasi kaum pria berbeda dengan kaum wanita. Kaum pria lebih ekspresionis dalam bertindak dan berkomunikasi. Sedangkan wanita, dalam berkomunikasi lebih didominasi oleh komunikasi non-verbal atau dengan bahasa tubuh.

Oleh sebab itu, banyak pria beranggapan bahwa wanita merupakan makhluk yang paling sulit dipahami. Terlebih wanita Indonesia, mereka lebih banyak menggunakan bahasa tubuh dalam menyampaikan sesuatu dari pada berkata-kata. Maka sebaiknya anda memahami makna dari bahasa tubuhnya , agar anda mengetahui keinginan dan perasaan teman kencan Anda. Berikut ini makna bahasa tubuh wanita yang Wajib perlu anda tahu agar anda tak salah menilai sikapnya saat kencan pertama.

Senyum Yang Tulus
Apabila ia tertarik dengan lelaki maka ia akan mengekspresikan perasaan nyaman melalui senyum yang tulus.
Perhatikan dengan seksama, apabila wanita mampu tertawa dengan sikap atau lelucon Anda, berarti Anda cukup sukses untuk menaklukkan teman kencan Anda. Namun bila ia tidak tertarik dan bosan dengan Anda, senyum yang ditampakkan wanita biasanya hanya sekedar basa-basi, kecut dan tidak tulus. Apalagi saat kencan pertama, wanita yang tidak tertarik pada lelaki sebagai teman kencan biasanya akan cepat-cepat pamit untuk pergi.

Memperhatikan Secara Diam-Diam
Selain itu ketertarikan wanita pada lelaki pada saat kencan pertama bisa dilihat dengan kontak mata. Wanita tertarik pada lelaki untuk menjadikan teman kencan apabila wanita tersebut kerap menatap mata lelaki yang disukainya, entah tatapan mata secara langsung ataupun diam-diam mengamati sekilas. Menurut wanita, lelaki akan terlihat menarik ketika ia merasa percaya diri dengan berani menatap kembali atau bahkan jika ia mampu membuat wanita tersipu-sipu dengan tatapan matanya yang tajam.

Memberi perhatian secara khusus
Wanita yang tertarik pada lelaki seusai kencan pertama akan menunjukkan perasaan suka pada lelaki dengan cara memberi perhatian secara khusus dengan menanyakan hal-hal kecil yang kerap terlewatkan, misalnya,” Sudah makan?” atau “Istirahat yang cukup ya!”. Perhatian yang diberikan tak hanya sesekali saja tapi sering dan dilakukan secara intens dengan menunjukkan pengharapan agar ada kencan kedua dan seterusnya.

Don't be shellfish...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>