banner pereshop 20/5/2013

Mengenal Gigi Susu dan Perawatannya

16 August 2012

Gigi susu adalah gigi yang tumbuh pada saat kita kanak-kanak.  Gigi ini akan mulai tumbuh pada bayi berumur sekitar 5 bulan ke atas.  Seiring pertumbuhan usia, gigi-gigi ini akan tanggal dan digantikan oleh gigi dewasa yang bersifat permanen dan dalam jumlah yang komplit.
 
Fungsi Gigi Susu
Banyak orang tidak menerti bahwa menjaga kesehatan gigi susu sangat penting.  Fungsi utama gigi susu adalah untuk memastikan kesehatan gigi permanen. 

Karena gigi susu tidak tanggal pada saat yang bersamaan, sangat mungkin kuman yang terdapat di gigi susu berpindah ke gigi permanen dan menyebabkan kerusakan.
 
Gigi susu juga berperan penting dalam segi fonetik.  Gigi susu yang tanggal, baik itu dikarenakan kerusakan pada gigi ataupun karena sebab lain misalnya terjatuh dapat menyebabkan kesulitan dalam melafalkan konsonan tertentu yang akhirnya menyebabkan anak menjadi cadel.
 
Perawatan gigi susu

1. Menyikat Gigi
Gigi susu harus dapat dirawat layaknya gigi permanen.  Karena itu biasakan untuk menyikat gigi dua kali sehari, yaitu saat pagi hari dan sore hari.  Bantu anak anda untuk menyikat gigi mereka sampai mereka terbiasa dan dapat menyikat gigi dengan baik
 
Untuk anak-anak, lebih baik untuk menggunakan pasta gigi anak sehingga dalam proses menyikat gigi, apabila ada busa yang tertelan tidak akan membahayakan kesehatan anak.  Apabila anak sudah mencapai usia 4 sampai 6 tahun, dapat diganti dengan pasta gigi dewasa.
 
2. Pilih sikat gigi yang benar
Anak-anak haruslah memakai sikat gigi anak-anak pula.  Sikat gigi tersebut haruslah lembut. 

Usahakan memilih sikat gigi dengan kepala yang mengecil sehingga dapat digunakan untuk membersihkan semua sudut gigi. 

Gantilah sikat gigi anak anda setiap 3 bulan sekali sehingga sikat gigi selalu dalam kondisi yang baik.
 
3. Gunakan pasta gigi secukupnya
Untuk membersihkan gigi sebenarnya tidak butuh pasta gigi dalam jumlah yang banyak. 

Pada dasarnya, pasta gigi cukup dioleskan sebanyak kira-kira setengah sampai dengan 1 cm saja. Usahakan menyikat gigi minimal selama 3 menit untuk memastikan gigi dalam keadaan bersih.
 
4. Perawatan rutin oleh dokter gigi
Untuk memastikan kondisi gigi susu baik, perawatan oleh dokter gigi sangat disarankan.  Pemeriksaan dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk memastikan tidak ada gigi yang bolong ataupun masalah gigi yang lain.  Mendeteksi sejak dini akan membantu memastikan tumbuhnya gigi permanen yang sehat.
 
5. Hentikan kebiasaan bayi atau anak yang dapat merusak gigi
Ada beberapa kebiasaan anak yang dapat membuat gigi susu mereka rusak, antara lain kebiasaan untuk makan makanan yang manis seperti permen, gula dan

Jumlah kadar gula yang tinggi akan sangat mudah merusak gigi susu dan menyebabkan keompongan.
 
Selain itu,  kebiasaan menghisap jempol juga harus dihilangkan apabila anak sudah mencapai usia 4 tahun karena akan dapat merusak struktur gigi anak.(nr)
 
 
 

blog comments powered by Disqus
superman

Parenting Index