no image

Musisi Potensial yang Ingin Sukses di Negeri Sendiri

  • admin
  • September 10, 2012

Buah jatuh tak akan jauh dari pohonnya, agaknya pepatah ini pas jika dialamatkan kepada musisi dan penyanyi Baino Ivo. Diam-diam, putri bungsu dari 12 bersaudara, pasangan keluarga Hj Ivo Nilakreshna dan Albahar Rudin tersebut, bukan hanya mewarisi bakat nyanyi dari keluarganya saja.

Tapi, kemampuannya dalam menulis atau mencipta lagu pun musisi potensial yang satu ini sudah tak disangsikan lagi. Bahkan dia menguasai semua jenis alat musik. Tak heran jika kesehariannya sibuk pula sebagai music director di Ivo Studio, milik keluarga besarnya.

“Semua itu aku jalani dengan melalui proses. Sebab, baik Mama atau Papa dulu, ingin agar anak-anaknya bisa mengikuti jejak mereka sebagai penyanyi atau musisi. Kebetulan, aku dibilang paling lengkap mewarisi bakat dari kedua orangtuaku,” jelas penyanyi muda kelahiran Jakarta 9 Pebruari 1981.

Awalnya, Baina Ivo sudah mulai merintis jadi penyanyi dengan debut album bertajuk ‘Gapai Mimpi’ (2000). Lantas berlanjut lagi meluncurkan album ‘Drimmer’ (2007). Mendekati penghujung tahun 2012, ia ingin kembali menggebrak lewat album terbaru dengan tembang andalan ‘Jangan Lepaskan Aku’.

Ada momen spesial yang dirasakan Baina Ivo sepanjang menggeluti dunia olah vokal. Tepatnya, pada di tahun 2011 lalu, ia meraih penghargaan The Best USA Song Writter untuk lagu ciptaannya yang berjudul ‘Everyting Is Just So Beatiful’.

“Jujur, aku sama sekali nggak sangka. Sungguh surprise! Tapi, setelah dapat penghargaan itu, jadi bikin aku jadi semakin terpacu. Kenapa aku direspon di luar negeri, kok malah nggak bisa berhasil di dalam negeri sendiri. Pokoknya, harus bisa,” tekad pemilik nama lengkap Putri Baina Ivo.

Baina Ivo memiliki segudang pengalaman. Lantaran pernah bekerja di Musica Studio, pernah menjalin kerjasama dengan sejumlah penyanyi, musisi dan grup band. Sebut saja Slank, Dewiq, Ariel Peterpan, Lyla Band, TIC Band, Ungu Band, Iwang Nursadi, Oppie Adaresta, Darius, Rossa dan Intan Nuraini.

Tak hanya itu, Baina Ivo pun pernah tercatat lolos 30 besar di ajang Indonesian Idol 2008. “Sekarang ingin bangkit lagu, ya untuk memenuhi ambisi sebagai penyanyi sekaligus musisi. Sejumlah rekan-rekan di jagad musik, malah ikut memberikan support besar buat aku,” jelas jebolan mahasiswi D3 jurusan broadcasting dan psikologi ini.

Don't be shellfish...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>