Wednesday, Aug 23, 2017
HomeStoryGara-gara Senang Bergosip, Rika Dipecat

Gara-gara Senang Bergosip, Rika Dipecat

gara-gara senang bergosip, rika dipecat

Perempuan.com – “ Ssst.. ada anak baru, cantik”, bisik Rian ke telingaku.

“Yang mana, siapa namanya, di bagian apa?, berondongku penasaran dengan informasi dari Rian.

Setelah mendapat penjelasan, aku berjalan ke arah bagian marketing  dan mencoba mencari sosok baru yang menghebohkan kantor tersebut. Alamak, emang super cantik, bak model tingginya, wajahnya nampak melankolis dan membawa ketenangan bagi yang menatapnya. Tak perlu waktu lama, nama Rika sudah popular di seluruh bagian.

Seluruh pria dikantor berlomba untuk meraih perhatiannya, mungkin karena ramah, Rika menyambut baik seluruh perhatian yang ditumpahkan untuknya.

Rika juga tak pernah menampik ajakan makan siang atau tawaran pulang bersama dari para pria yang kesemsem dengannya. Tak hanya itu, Rika juga terbuka menerima semua ajakan dari orang-orang. Wah kami, para pria berlomba mendapatkan perhatiannya. Siapa tahu beruntung dan dapat meraih cintanya.

Akhirnya aku mendapat waktu untuk pulang bersamanya. Walaupun rumahku menuju ke timur dan rumah Rika menuju ke barat tapi aku beralasan mau ke arah barat untuk menghadiri undangan ulang tahun teman. Rika pun akhirnya masuk ke mobilku dan ku antar pulang.

Di dalam mobil, Rika bercerita tentang Supra teman kami di bagian pengadaan barang. Rika bercerita “Kemarin aku naik mobil Supra, mobilnya BMW sedan lho, bisa beli BMW pasti  duitnya minta dari vendor”, tuding Rika. Tak berapa lama lagi Rika mengatakan “ dulu waktu aku di interview oleh Guntur, dia cium keningku. Tapi aku menolak dan marah padanya”. Tentu saja aku terkesiap dan kaget mendengar keterangan dari Rika.

Esoknya, Guntur kupanggil dan kutanya baik-baik, apakah benar Guntur melakukan hal tersebut kepada Rika, karena menurutku Guntur adalah seorang pria baik dan menghargai perempuan.  Apalagi Guntur telah beristri dan mempunyai seorang bayi mungil. Guntur bersumpah tidak melalukan hal yang dituduhkan oleh Rika. Bahkan Guntur mau dipertemukan dengan Rika untuk mengklarifikasi hal tersebut.

Beberapa hari kemudian, saat istirahat siang ku dengar Seto bicara cukup keras ke Candra “Cand, jangan bikin gosip gue ngintipin tolilet cewe ya”, tuding Seto ke Candra. Berbalik badan Candra nampak marah ke Seto dan mengatakan “tutup mulut lo, pemfitnah, maling teriak maling, tukas Candra keras. Hampir saja mereka bergulat jika tak dilerai.

Mendengar kabar tersebut, Seto kupanggil dan kutanyakan apa yang terjadi. Seto mendengar dari Rika bahwa dituduh oleh Candra bahwa Seto kerap mengintip di toilet perempuan.

Aku juga mendengarkan tentang penjelasan Candra, ternyata Candra mendengar dari Rika jika Seto menuduhnya tak produktif dan selalu memanfaatkan anak buahnya untuk kepentingan pribadi.

Karena masalah tersebut, yang tadinya suasana kantor nyaman dan kompak, kini berubah tak enak dan sedikit tegang apalagi jika sedang rapat bersama. Aku mulai mencari tahu tentang Rika dikantor sebelum pindah ke kantor kami. Kebetulan aku punya saudara sepupu yang bekerja dikantor tesebut.

“Rika Nustara ? yang rambutnya panjang sepinggang, cantik dan tinggi 170 cm ?”, Tegas Vina. Aku membenarkan tebakan Vina, “ Hahaha, Rika itu di pecat disini karena tukang gosip, tukang fitnah dia tak segan-segan membuat fitnah keji, hati-hati Mas Haryo. Dia itu trouble maker”, tegas Vina lagi.

Esoknya, Rika kupanggil bersama Guntur. Kutanyakan lagi keterangan Rika saat keningnya dicium oleh Guntur saat interview. Karena hal tersebut dilarang keras dan melanggar peraturan kantor.

Pertama-tama Rika berkeras dengan keterangannya, tapi saat Guntur menunjukkan rekaman CCTV diruangan meeting. Rika terdiam dan tak bisa berkutik lagi.

Dengan pelan namun tegas kukatakan “Rika, kamu cantik dan pintar, namun kamu harus merubah dirimu agar tak menjadi seorang pembohong dan pemfitnah. Akhir bulan ini kamu menjadi hari terakhir kamu bekerja disini, masa percobaanmu 3 bulan dinilai gagal’.

Esoknya Rika sudah tak menampakkan batang hidungnya di kantor, Suasana kantor kembali nyaman.

POST TAGS:
FOLLOW US ON:
Cara Mudah Menghinda
5 Tips Mensiasati Ru

01fitrihandayani@gmail.com

Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

})(jQuery)