Friday, Jun 23, 2017
HomeWeddingPernikahan Manakah yang Akan Lebih Bertahan Lama? Pernikahan Lewat Cinta atau Perjodohan?

Pernikahan Manakah yang Akan Lebih Bertahan Lama? Pernikahan Lewat Cinta atau Perjodohan?

perjodohan

Siapa yang tidak ingin menikah dengan orang yang dicintai serta dicintai balik pula? Semua orang tentu menginginkan hal tersebut, meski terdapat sebagian orang yang memutuskan untuk tidak pernah menikah, namun tetap saja dapat hidup bersama pasangan yang mencintai kita merupakan sebuah dambaan bagi setiap orang.

Biasanya, sebelum memasuki tahap pernikahan, laki-laki dan perempuan akan melalui masa penjajakan dengan beragam metode, entah itu pacaran, atau lewat ta’aruf, dan bahkan perjodohan yang diatur oleh kedua belah pihak keluarga dari masing-masing calon mempelai.

perjodohan

Sebuah riset yang dilakukan oleh Indian Assocition of the Social Psychiatry memaparkan sebuah fakta, bahwa ternyata pernikahan yang dimulai dengan perjodohan relatif lebih bertahan lama dibandingkan pernikahan yang berlangsung melalui hubungan pacaran. Hal ini disebabkan karena pernikahan yang bermula dari perjodohan mendapat dukungan yang besar dari kedua belah pihak keluarga besar. Masing-masing pasangan tidak perlu berusaha sekuat tenaga agar dapat merebut hati mertua serta anggota keluarga yang lain, karena restu tersebut telah lebih dahulu mereka kantongi bahkan sebelum pernikahan terselenggara.

“Pernikahan yang dilandasi cinta bisa berkembang, begitu juga dengan pernikahan hasil perjodohan. Perbedaannya terletak pada besarnya peranan keluarga. Dalam pernikahan yang dilandasi cinta, keluarga tidak banyak ikut campur dan membiarkan keputusan ditentukan oleh pasangan tersebut. Hal seperti ini tidak terjadi pada pernikahan hasil perjodohan,” jelas Profesor Harjeet Singhs, Co-Chairman Indian Association of the Social Psychiatry. 

Seperti yang kita ketahui, keluarga (khususnya bagi negara-negara yang terletak di wilayah Asia) merupakan aspek yang sangat penting di dalam kehidupan rumah tangga, begitu banyak pernikahan yang berakhir di tengah jalan, karena salah satu pihak entah itu suami atau istri tidak mendapatkan restu dari keluarga pasangannya. Sedangkan di dalam pernikahan yang bermula lewat perjodohan, aspek-aspek tersebut tidak lagi menjadi persoalan, sebab dua-duanya telah mengantongi restu dari masing-masing keluarga. Jika kelak di dalam rumah tangga tersebut menemui masalah, maka kedua belah pihak keluarga besar akan berusaha semaksimal agar masalah tersebut tidak akan berakhir pada perpisahan.

Baca juga: Tips Menghadapi Malam Pertama untuk Pengantin Baru

Melalui riset ini, dapat kita lihat seberapa besar dan penting peran keluarga dalam mempersatukan dan menghancurkan sebuah pernikahan.

FOLLOW US ON:
Resep Kue Mangga yan
Mengatasi Bulu Kucin

ayuningtyas58@gmail.com

Photography, writing, travel, and film enthusiast.

Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

})(jQuery)